InSPIRASI Gandeng Dinkes dan Kelurahan Luncurkan Inisiatif Eliminasi TB di Kota Mataram

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

MATARAM-Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) menggelar kegiatan “Validasi Data Dan Koordinasi Antara Komunitas Dengan Layanan Kesehatan Di Kota Mataram” pada Kamis (25/6/2026). Bertempat di Aula Bhumi Resto, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menekan angka kasus Tuberkulosis (TB) di wilayah Kota Mataram.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak strategis, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Mataram dan para kepala kelurahan setempat. Selain pemaparan materi koordinasi, agenda utama diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara InSPIRASI dengan empat Kelurahan Berdaya di Kota Mataram, yaitu Kelurahan Bintaro, Kelurahan Pagutan Timur, Kelurahan Jempong Baru, dan Kelurahan Mandalika.

Direktur InSPIRASI, Rohani Inta Dewi, memperkenalkan program inovasi terbaru yang diberi nama “InSPIRASI Berdaya”. Nama ini merupakan singkatan dari Inisiatif Kolaborasi Bersama Pemerintah dan Organisasi Masyarakat Sipil Bergerak untuk Eliminasi TB di Desa dan Kelurahan Berdaya. Program ini dirancang untuk menyelaraskan misi penanggulangan TB dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kami melihat ada peluang dari program prioritas Provinsi NTB, yaitu Desa Berdaya. Dari 10 program unggulan di era Iqbal-Dinda, InSPIRASI ingin berkontribusi langsung pada poin pertama yaitu NTB Sehat dan Cerdas, serta poin mengenai Desa Berdaya,” ujarnya.

Menurut Rohani, kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan sektor lainnya. “Kalau masyarakat sudah sehat, cerdas, dan berdaya, otomatis akan berkontribusi ke pilar-pilar lain seperti NTB Agro-Maritim, Terampil, dan Tangkas. Jika masyarakat tidak sehat, tentu akan sulit untuk bekerja,” tambahnya.

Sebagai lembaga yang diamanahkan oleh Global Fund untuk bergerak di dua wilayah, yakni Kota Mataram (mencakup 11 puskesmas) dan Kabupaten Lombok Barat (mencakup 20 puskesmas), InSPIRASI NTB menekankan pentingnya integrasi data dan peran aktif otoritas lokal di tingkat kelurahan.

Untuk memaksimalkan pelacakan kasus di lapangan, InSPIRASI NTB mengajak para Lurah untuk merekomendasikan kader kesehatan tingkat kelurahan agar dapat bersinergi dengan kader bentuk komunitas.

“Kami sangat berharap Bapak dan Ibu Lurah memberikan rekomendasi kadernya agar pengerjaan di lapangan bisa berjalan lancar . Semakin mikro aktor yang bergerak, maka akan semakin cepat proses tracing dan penemuan warga tak terduga TB untuk segera diobati sampai sembuh,” jelas Rohani.

Kegiatan koordinasi ini juga menghadirkan pihak dari Dinas Kesehatan Kota Mataram untuk menyelaraskan validasi data teknis. Di antaranya adalah Widia Haryati selaku Kasi Koordinator Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Mataram, Taufikurrahman sebagai Pengawas Pengawas Tuberkulosis Dinkes Kota Mataram, serta Wahyu selaku Koordinator Program SSR InSPIRASI Kota Mataram.

Melalui sinergi data klinis dari puskesmas dan penelusuran aktif oleh kader di empat kelurahan percontohan tersebut, program ini diharapkan dapat mengakselerasi target eliminasi TB di Kota Mataram secara signifikan.

Penulis : Yunita

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Inspirasi NTB

Inspirasi NTB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *